Pada dasarnya website terdiri dari 3 elemen penting yaitu tampilan, pengontrol dan tempat penyimpanan data (database). Ketiga elemen tersebut bekerja sama sehingga dapat menghasilkan sebuah website yang interaktif. Kita akan membahas ketiga elemen tersebut satu persatu.
--Tampilan
Biasanya tampilan dibuat dengan menggunakan bahasa html. Html adalah bahasa standar untuk membuat halaman website. Dengan menggunakan html kita dapat menggabungkan berbagai eement seperti text, gambar, animasi hingga video agar dapat tampil melalui web browser (mozilla firefox). Membuat tampilan web ini merupakan tugas seorang web designer. Alur kerja seorang web designer dalam membuat tampilan website biasanya mereka merancangnya dahulu di program grafis (photoshop) kemudian memindahkan hasil rancangan ke dalam kode-kode html.
--Pengontrol
Pengontrol berfungsi untuk mengontrol seluruh proses yang ada di web, mulai dari mengontrol penyimpanan data hingga pengontrolan fitur agar website menjadi interaktif. Pengontrol biasanya dalam bentuk script yang dibuat dengan menggunakan bahasa php. Dengan adanya pengontrol, kita dapat membuat berbagai layanan web yang interaktif misalnya layanan komentar, chatting, update status. Pengontrol merupakan tulang utama konsep web 2.0 yaitu sebuah konsep dimana pengunjung juga dapat berinteraksi melalui website. Contoh web 2.0: facebook, blogger, wordpress.
--Penyimpanan data (database)
Sebenarnya database ini sangat erat kaitannya dengan pengontrol. Fungsi database yaitu menyimpan berbagai data baik dari dalam website maupun dari luar. Data dari dalam misalnya isi website kita sedangkan dari luar misalnya komentar pengunjung. Contoh dari database yaitu mysql. Yang membuat pengontrol dan database biasanya disebut sebagai web programmer.
Mungkin itu saja elemen dasar yang membentuk sebuah website. Ketiga elemen tersebut merupakan komponen utama dalam pembentukan web 2.0.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar